Polres Bangkalan Tangani Kasus Penganiayaan Senjata Tajam di Rumah Kos Tanah Merah

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkalan – angkatberita.id

Seorang pria penghuni rumah kos di Desa Tanah Merah Dajah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam pada Selasa (20/1/2026) sekira pukul 12.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka serius hingga harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Peristiwa berdarah itu bermula dari pertengkaran antara tiga pria yang diketahui sama-sama tinggal di rumah kos tersebut. Cekcok mulut yang awalnya diduga sepele itu kemudian berkembang menjadi pertikaian fisik hingga berujung penganiayaan.

Baca Juga :  Kegiatan Studi Industri ke Bali, MAN Bangkalan Diduga Langgar Regulasi

Kasihumas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama membenarkan bahwa telah terjadi penganiayaan tersebut. 

“Betul, telah terjadi pertengkaran antar penghuni kos yakni SL (35), warga Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan dengan dua orang yang diduga pelaku berujung pada penganiayaan menggunakan senjata tajam,” ujarnya kepada awak media.

Ipda Agung menjelaskan, akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh.

“Jika dilihat secara kasatmata, korban mengalami luka pada bagian tangan dan di kaki yang disebabkan oleh senjata tajam kemudian dibawa untuk mendapatkan perawatan medis di RSUD Syamrabu Bangkalan,” jelasnya.

Baca Juga :  RS Anna Medika Tegaskan Tidak Ada Penolakan Pasien, Manajemen Akui Terjadi Miskomunikasi

Usai melakukan aksinya, kedua terduga pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran.

“Kedua pelaku melarikan diri dan saat ini masih dalam pengejaran tim gabungan Satreskrim Polres Bangkalan dan Unit Reskrim Polsek Tanah Merah,” tegas Agung.

Terkait motif penganiayaan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut.

 

(tan)

Berita Terkait

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Rawas, Ditemukan Meninggal Dunia
Manajemen SPBU 54.612.08 Diduga Tak Responsif, Aktivitas Pengisian Berulang Disebut Berlanjut dengan Pola Jam Berubah
Marak Dugaan Perjudian di Desa Kalibendo, Warga Pasirian Desak Polres Lumajang Tindak Tegas Penyelenggara
Ketika Dunia Baru Menoleh, Aisyah Telah Pergi.
Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Bangkalan Ungkap 19 Kasus dan Amankan 24 Tersangka
Empat Personel Polsek Tanah Merah Sigap Urai Lalu Lintas Pasc Evakuasi Truk Fuso Terguling  

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Rawas, Ditemukan Meninggal Dunia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Manajemen SPBU 54.612.08 Diduga Tak Responsif, Aktivitas Pengisian Berulang Disebut Berlanjut dengan Pola Jam Berubah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Marak Dugaan Perjudian di Desa Kalibendo, Warga Pasirian Desak Polres Lumajang Tindak Tegas Penyelenggara

Berita Terbaru