Investigasi Aliansi Pers: Huntara Korban Banjir di Aceh Utara Berisiko Tinggi, Keselamatan Penghuni Terancam

- Redaksi

Senin, 9 Februari 2026 - 21:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara / angkatberita.id — Tim Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon menemukan sejumlah persoalan teknis dan keselamatan dalam pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban banjir di Gampong Matang Bayu, Kecamatan Baktiya Barat, Kabupaten Aceh Utara.

Temuan itu diperoleh melalui investigasi lapangan yang dilakukan pada Senin, 9 Februari 2026, pukul 14.00 WIB. Berdasarkan data tim, sebanyak 10 unit huntara (setara dua kopel) tengah dibangun oleh pelaksana teknis CV Hana, yang memulai pekerjaan pada awal Februari 2026 dengan anggaran Rp85 juta untuk lima unit atau satu kopel.

“Spesifikasi bangunan meliputi bilik seluas 4,8 x 3,6 meter dan fasilitas kamar mandi/WC berukuran 120 cm x 120 cm. Hingga saat investigasi, progres pembangunan diperkirakan 30–40 persen,” jelas Masri, Ketua Aliansi Pers.

Baca Juga :  Bupati Tanjabbar Lantik Pejabat Eselon II Hingga IV dan Fungsional, Ini Daftar Lengkap Nama dan Jabatannya

Namun dari pengamatan lapangan, tim menemukan beberapa potensi risiko serius. Lokasi huntara berada hanya sekitar tiga meter dari badan jalan nasional, sehingga berisiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Selain itu, beberapa bangunan berada tepat di bawah jaringan listrik PLN tanpa pelindung, menimbulkan ancaman bagi keselamatan penghuni. Potensi longsor juga terdeteksi karena timbunan tanah belum melalui proses pemadatan memadai.

“Lokasinya sangat berisiko terhadap keselamatan yang akan menempati huntara tersebut,” tegas Masri.

Sementara itu, Geuchik Gampong Matang Bayu, Basyaruddin, menyebut jumlah rumah rusak berat mencapai 21 kepala keluarga (KK). Ia menambahkan, sejauh ini belum ada petugas yang menanyakan preferensi korban, apakah memilih huntara komunal atau huntara insitu di lokasi rumah masing-masing.

Baca Juga :  Polsek Penawartama Berhasil Ungkap Sindikat Pencurian Sawit, Dua Pelaku Dibekuk Bersama Mobil Grand Max Bermuatan BB

Sebagian besar korban banjir diketahui lebih memilih membangun huntara di lokasi rumah masing-masing. Hingga kini, hanya dua kepala keluarga yang bersedia menempati huntara komunal setelah selesai dibangun. Sisanya memilih tinggal di rumah keluarga atau membangun hunian darurat secara mandiri.

Tim Aliansi Pers menekankan, proses pembangunan huntara harus tetap memperhatikan aspek keselamatan, kebutuhan riil korban, dan standar teknis bangunan, agar hunian yang dibangun benar-benar layak huni dan aman bagi masyarakat terdampak bencana.

Berita Terkait

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
Kolaborasi Budaya Melayu-Tionghoa Tutup Meriah Pentas Bhineka Kebangsaan, Tanjab Barat Teguhkan Semangat Persatuan
Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Berita Terbaru