
Aceh Timur / angkatberita.id – Memasuki hari ke-10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Seulawah 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Timur, Polda Aceh, terus mengintensifkan kegiatan edukasi, sosialisasi, serta pengawasan di lapangan guna meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.
Kasat Lantas Polres Aceh Timur, AKP Hardi, S.H., menyampaikan bahwa tingkat kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas masih perlu ditingkatkan.
“Kurangnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas menjadi perhatian kami. Petugas di lapangan secara masif memberikan edukasi sekaligus melakukan pengawasan kepada para pengguna jalan,” ujar AKP Hardi, Kamis (12/2/2026).
Ia menjelaskan, Operasi Keselamatan Seulawah 2026 lebih mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif melalui edukasi serta imbauan langsung kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Meski demikian, penegakan hukum tetap dilaksanakan secara profesional dan proporsional, khususnya terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm dan sabuk pengaman, serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” tegas AKP Hardi.
Ia berharap, sinergi antara edukasi, pengawasan, dan penegakan hukum yang terukur dapat menjadi indikator positif meningkatnya kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas selama pelaksanaan operasi berlangsung.





Komentar