Warga Desa Panyepen Terima Bantuan Beras Bulog, Langkah Nyata Jaga Ketahanan Pangan

- Redaksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang, ( ANGKAT BERITA ) Pemerintah Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura Provinsi Jawa Timur menyalurkan ratusan karung beras Bulog langsung kepada masyarakat pada Minggu (23/8/2026).

Sebanyak 542 karung beras dibagikan secara merata, di mana setiap Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat mendapatkan jatah sebanyak 3 karung beras tersebut.Kepala PJ Desa Panyepen. Abdullah, menegaskan bahwa penyaluran ini merupakan perwujudan nyata dari komitmen pemerintah dalam melindungi kesejahteraan masyarakat.

Beliau berpesan kepada seluruh warga penerima manfaat mengenai pentingnya program ini dalam skala yang lebih luas.

“Tujuan utama kebijakan pemerintah tentang beras Perum Bulog adalah menjaga ketahanan pangan nasional, mengamankan harga di tingkat produsen dan konsumen, serta mengelola Cadangan Beras Pemerintah (CBP) demi stabilitas harga dan perlindungan sosial,” ujar Abdullah di sela-sela kegiatan pembagian.

Baca Juga :  Polres Sumenep Amankan Pelaku Pencabulan Anak Tirinya, sebanyak Lima Kali

Program transformasi Bulog ini pun mendapat apresiasi positif dari masyarakat setempat.

Sejarah panjang Bulog yang bermula dari ide awal Presiden Soeharto pada tahun 1967 kini terus berevolusi dalam menjaga stabilitas pangan di tingkat akar rumput.

Wirda (24), salah seorang ibu rumah tangga di dusun Ba’batoh Desa Panyepen, turut memberikan pandangannya mengenai peran lembaga logistik pangan ini.

“Ide awal pembentukan lembaga logistik pangan yang melahirkan Badan Urusan Logistik (Bulog) dicetuskan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1967. Tanggapan masyarakat terhadap kebijakan penguatan dan transformasi Bulog, termasuk penyerapan gabah petani dan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), umumnya positif karena membantu menjaga keterjangkauan harga, meski sebagian mengawasi potensi masalah tata niaga,” kata wirda.

Baca Juga :  Dinkes Sampang Tegaskan Komitmen Perbaiki Layanan Usai Isu Pungli

Penyaluran beras di Desa Panyepen berjalan dengan tertib dan lancar. Program penguatan pangan seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut secara transparan guna memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan hak perlindungan sosial secara adil dan merata.

Redaksi//

Angkatberita.id 

(Efendi)

Berita Terkait

Warga Menggala Berinisial IKA Terkenal paling Gacor mendapatkan BBM Soalr Mencapai 1,5 Ton Setiap Hari
Polres Pasuruan Ajak Pelajar Cerdas dan Bertanggung Jawab Hadapi Era Kecerdasan Buatan
HUT RI ke-81, Pemuda 24 Bekerjasama Dengan Puskesmas Tanah Merah Gelar Cek Kesehatan Dan Pengobatan Gratis  
Dua Pemuda Cerme Diamankan Terkait Dugaan Narkotika, Kasus Dilimpahkan Ke Polres Gresik
Viral,,,,Polisi Periksa Gudang Dugaan Pengaplosan LPG 3kg Ternyata Omon_Omon
Tasyakuran HUT RI Ke-81: Tojo Kidul Mengukir Syukur Untuk Bangsa
Semarak HUT RI ke-81, SDN 1 Temuguruh Sempu Gelar Karnaval Adat Penuh Warna
Dari Bangunan Lama hingga Bungkamnya Pihak BBWS, Polemik P3-TGAI Nyalabuh Laok Makin Panas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Warga Desa Panyepen Terima Bantuan Beras Bulog, Langkah Nyata Jaga Ketahanan Pangan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Warga Menggala Berinisial IKA Terkenal paling Gacor mendapatkan BBM Soalr Mencapai 1,5 Ton Setiap Hari

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Polres Pasuruan Ajak Pelajar Cerdas dan Bertanggung Jawab Hadapi Era Kecerdasan Buatan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Dua Pemuda Cerme Diamankan Terkait Dugaan Narkotika, Kasus Dilimpahkan Ke Polres Gresik

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Viral,,,,Polisi Periksa Gudang Dugaan Pengaplosan LPG 3kg Ternyata Omon_Omon

Berita Terbaru