Wapres Tinjau Bidang Ketahanan Pangan Bersama Pemda,Bulog Dan DKPP Di Pabrik Beras CV Sandy Jaya

- Redaksi

Sabtu, 24 Mei 2025 - 08:41 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu,— angkatberita.id

Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai kesempatan menegaskan visi besarnya untuk mewujudkan swasembada pangan di tanah air, sebagai pilar utama kedaulatan dan kemandirian bangsa.

Komitmen ini menjadi arah kebijakan nasional yang diterjemahkan dengan langkah konkret di lapangan melalui penguatan sektor pertanian dari hulu hingga hilir.

 

Sebagai bentuk dukungan terhadap visi tersebut, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung aktivitas produksi Pabrik Beras CV Sandy Jaya yang berlokasi di Jl. Gabus, Desa Wirapanjunan, Blok Kungkung, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, pada Jumat (23/05/2025).

 

Pada kunjungan tersebut, Wapres menyaksikan secara langsung proses pengeringan dan penggilingan gabah, hingga pengemasan beras yang dilakukan oleh CV Sandy Jaya. Perusahaan ini memang dikenal sebagai salah satu mitra strategis petani lokal dalam menyerap hasil panen dan menjaga stabilitas pasokan beras, khususnya di wilayah Indramayu.

 

Dalam peninjauan ini, Wapres menekankan pentingnya memperkuat seluruh rantai pasokan pangan, dimulai dari wilayah-wilayah strategis seperti Indramayu. Menurutnya, sebagai salah satu lumbung padi terbesar di Indonesia, Indramayu memegang peranan kunci dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan nasional.

 

Baca Juga :  Satlantas Polres Sumenep Gencarkan “Polantas Menyapa”, Mobil Incar Turun Patroli Humanis di Kota

Oleh sebab itu, Wapres menginstruksikan kepada seluruh pihak terkait untuk terus melakukan penguatan menyeluruh di semua lini, mulai dari produksi di lahan, pengelolaan pasca-panen, hingga distribusi yang efisien dan merata.

 

Ia juga menekankan bahwa visi besar Presiden Prabowo untuk mencapai swasembada pangan tidak hanya menargetkan peningkatan produksi, tetapi juga pembangunan ekosistem pertanian yang tangguh dan berkelanjutan.

Hal tersebut mencakup penyediaan sarana produksi yang tepat guna, kemudahan akses pembiayaan, adopsi teknologi pertanian modern, serta peran strategis industri pengolahan seperti CV Sandy Jaya yang menjadi mitra penting dalam menyerap hasil panen dan menciptakan nilai tambah.

 

Terakhir, Wapres menyampaikan apresiasi kepada para pelaku usaha dan petani yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan bangsa.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Perum Bulog Cabang Indramayu Sri Wahyuni menyampaikan laporan pada Wapres tentang stok beras di empat gudang Bulog yang berada di area CV Sandy Jaya saat ini terisi penuh.

 

“Gudang kami ini full, Bapak. Nah, penyerapan ini lebih banyak berasal dari Indramayu. Alhamdulillah, yang sudah terserap di gudang ini, untuk CV Sandy Jaya ini sebanyak sekitar 23.000 ton [gabah]. Kalau disetarakan beras sebanyak 11.000 ton,” lapor Sri Wahyuni.

Baca Juga :  Ribuan Nahdliyin Jadi Saksi Komitmen Bupati Fauzi Bangun Sumenep

 

“Jadi, sampai dengan 31 Mei 2025 ini, kami optimis untuk sebagai penyangga stok nasional di Bulog Indramayu,” imbuhnya.

 

Di sisi lain, Asisten Direktur Utama CV Sandy Jaya, Solehah, juga turut memaparkan kiprah perusahaannya dalam mendukung produksi dan distribusi beras di Indramayu. Ia memaparkan, inovasi pun terus dilakukan dalam meningkatkan produksi, salah satunya dengan modernisasi mesin pengering. Dengan demikian, Solehah berharap dapat terus mendukung visi ketahanan pangan Indonesia dengan produksi beras yang melimpah, dan cakupan distribusi yang luas tidak hanya untuk Indramayu tapi juga untuk wilayah sekitar.

 

“Kita kirim distribusi beras ke pemerintah dulu, seperti Bulog. Terus kita juga mengisi BUMD di Jakarta juga. Terus mengisi retail-retail, toko-toko yang di Jakarta, Cianjur, Bogor, Depok,” ungkap Solehah.

 

Selain Kepala Perum Bulog Cabang Indramayu, turut mendampingi Wapres dalam peninjauan ini, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Bupati Indramayu Lucky Hakim, dan Direktur Utama CV Sandy Jaya Carmin.

 

(Thoha)

Berita Terkait

BEJAT!!..LAKNAT!!..Ayah dan Kakak Kandung di Lamongan Tega Setubuhi Anak di Bawah Umur Sejak Kelas 4 SD
Kapolres Pasuruan Berikan Klarifikasi Pascainsiden Pengerusakan Oleh Kelompok Massa ke Mapolsek Sukorejo
Polres Bondowoso Temukan Jejak Penadahan Curanmor, Dua Tersangka Diamankan
Refleksi 13 Tahun Jawapes, Mengawal Fakta
Diduga SPBU 54.612.28 Krian Ugal-Ugalan Melayani Pengerit Pertalite
LBH BMN Kawal Dugaan Utang Piutang 500 Juta Warga Taman Sidoarjo 
Diduga Sebagai Pelaksana. Lukman, Memilih Bungkam Saat di Konfirmasi Proyek P3-TGAI Rp195 Juta
Jangan Gegabah! Bupati Fauzi Ingatkan Petani Soal Jebakan Cuaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Kapolres Pasuruan Berikan Klarifikasi Pascainsiden Pengerusakan Oleh Kelompok Massa ke Mapolsek Sukorejo

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polres Bondowoso Temukan Jejak Penadahan Curanmor, Dua Tersangka Diamankan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Refleksi 13 Tahun Jawapes, Mengawal Fakta

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Diduga SPBU 54.612.28 Krian Ugal-Ugalan Melayani Pengerit Pertalite

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:12 WIB

LBH BMN Kawal Dugaan Utang Piutang 500 Juta Warga Taman Sidoarjo 

Berita Terbaru