Bermodus Penggalangan Dana Duka, Oknum Wartawan Diduga Menipu dan Cemarkan Profesi

- Redaksi

Senin, 4 Agustus 2025 - 19:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkalan. Angkatberita.id

Profesi wartawan kembali tercoreng oleh ulah oknum tidak bertanggung jawab. Seorang pria berinisial RD yang mengaku sebagai wartawan dari Surabaya, diduga kuat melakukan manipulasi dan pencemaran nama baik dengan dalih penggalangan dana untuk keluarga almarhum Jali, jurnalis asal Bangkalan yang wafat pada Juli lalu.

Modus RD terbongkar setelah sejumlah guru dan kepala sekolah mengaku didatangi oleh pria tersebut yang membawa identitas pers dan meminta sumbangan dengan alasan untuk membantu keluarga almarhum. Ironisnya, pihak keluarga menyatakan tidak pernah mengetahui, apalagi menerima bantuan apa pun dari RD.

“Dia datang ke sekolah kami tanggal 15 Juli, mengaku untuk menggalang dana duka bagi keluarga almarhum. Saya sempat memberinya dua amplop, satu untuk keluarga dan satu untuk transportasi pribadinya,” ujar seorang guru SD yang meminta identitasnya dirahasiakan, Minggu (3/8).

Tak hanya satu sekolah, aksi RD disebut berlangsung di beberapa titik lain, termasuk kantor pasar dan kepala desa di beberapa kecamatan. Hal ini diungkap oleh JR, seorang wartawan Bangkalan yang ikut memverifikasi laporan dari lapangan.

Baca Juga :  Nobar Bersama Warga, Bupati Anwar Sadat Rayakan Lolosnya Argentina ke Final Piala Dunia 2026

“Saya punya data dan bukti RD mencatut nama almarhum untuk meminta dana. Bahkan tertulis dalam buku tamu sekolah. Ini sangat memalukan dan mencederai profesi kami,” kata JR, Senin (4/8).

Tim investigasi media akhirnya menemui langsung istri almarhum Jali untuk mengklarifikasi. Dengan mata berkaca-kaca, ia membantah keras pernah memberikan izin kepada siapapun untuk menggalang dana atas nama keluarga.

“Saya tidak pernah menyuruh siapa pun. Bahkan saya tidak tahu siapa itu RD. Saya malu jika orang-orang mengira kami meminta-minta. Ini sangat menyakitkan,” ujar istri almarhum dengan nada tegas, Senin (4/8).

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa keluarganya siap membawa kasus ini ke ranah hukum dengan tuduhan pencemaran nama baik dan penipuan berkedok wartawan. Ia juga mengimbau agar masyarakat waspada terhadap oknum yang menyalahgunakan profesi demi keuntungan pribadi.

Baca Juga :  Enam Tahun Hilang, Polres Bangkalan Kembalikan Motor Warga Surabaya

“Kalau memang dia wartawan, dia seharusnya tahu etika. Bukan malah mencatut nama orang yang sudah meninggal dan mempermalukan keluarga kami. Ini sudah keterlaluan,” pungkasnya.

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi dunia jurnalistik, khususnya di Bangkalan. Wartawan sejati bekerja berdasarkan kode etik, integritas, dan kejujuran. Tindakan RD tidak hanya melukai perasaan keluarga almarhum, tetapi juga merusak citra jurnalis yang selama ini menjaga marwah profesi sebagai penjaga informasi dan keadilan.

Komunitas jurnalis di Bangkalan mendorong aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti kasus ini dan menjatuhkan sanksi tegas agar menjadi pelajaran bagi siapa pun yang mencoba mencoreng kehormatan profesi wartawan.

(Tim)

Berita Terkait

Kepergok Warga Saat Beraksi, Terduga Pencuri Motor di Surabaya Sekarat Dihajar Massa
Bangkit Bersama di Hari Kemerdekaan: Meneguhkan Integritas,Komunikasi,Sinergi dan Kebersamaa GM FKPPI Tangsel
HUT ke-81 RI, Wabup Muratara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong
Pengalihan Dana Pasar Karangploso Pembangunan Lapak Swadaya Mangkrak, Dana Diduga Dialihkan Untuk Kepentingan Partai Politik Tertentu
Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Bersama Memajukan Pertanian Pamekasan
Hanya Butuh 3 Menit Gondol Motor, Dua Residivis Curanmor di Surabaya Akhirnya Diringkus Polisi
Wujudkan Kamseltibcarlantas Kondusif, Kasat Lantas Polresta Sumenep AKP Beny Kuncoro Pimpin Rampcheck Bus di Momen HUT RI

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:52 WIB

Kepergok Warga Saat Beraksi, Terduga Pencuri Motor di Surabaya Sekarat Dihajar Massa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:29 WIB

Bangkit Bersama di Hari Kemerdekaan: Meneguhkan Integritas,Komunikasi,Sinergi dan Kebersamaa GM FKPPI Tangsel

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:19 WIB

HUT ke-81 RI, Wabup Muratara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Pengalihan Dana Pasar Karangploso Pembangunan Lapak Swadaya Mangkrak, Dana Diduga Dialihkan Untuk Kepentingan Partai Politik Tertentu

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.

Berita Terbaru