Sufyadi, Pemuda Kangean Dukung Penuh survey Seismik Di Pulau Kangean

- Redaksi

Rabu, 8 Oktober 2025 - 18:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sumenep, angkatberita.id – Tokoh Pemuda Kangean menyangkan penolakan Survei Seismik 3D di Pulau Kangean, yang terkesan arogan dan mengintimidasi orang lain. Padahal, kegiatan itu merupakan program strategis nasional dan tidak berada dalam lingkup kewenangan pemerintah kabupaten. Senin, 6/10/2025.

Menurut Sufyadi, Tindakan penolakan terhadap eksploitasi migas di Pulau Kangean terkesan intimidatif yang seharusnya tidak perlu dilakukan karena tidak mencerminkan perjuangan rakyat, Jadi, penolakan itu justru menodai semangat kebersamaan masyarakat.

” Saya dulu juga ikut menolak migas karena khawatir soal dampak lingkungan. Tapi setelah pahami ataurannya dan dampaknya saya berbalik mendukung. Apalagi, setelah melihat kejadian di desa kolo kolo dipersekusi saya sangat kecewa. Perjuangan kok sampai menyakiti orang lain? dari itulah saya mulai tidak respek,” ungkanya

Lebih lanjut, Kata Adi, Sapaan Akrab, Pentolan para pendemo seharusnya mengajak pihak PT Kei untuk duduk bareng menyampaikan keluhan masyarakat kepulauan, agar tidak menimbulkan konflik sosial dibanding memperjuangkan aspirasi.

Baca Juga :  Proyek Jalan “Siluman” di Jaba’an Sumenep Disorot, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi dan Tanpa Papan Nama

Namun, Jika kegiatan dilakukan seperti di desa kolo kolo maka terkesan ada kepentingan politik tingkat desa sehingga demo penolakan itu tetkesan ada yang menunggangi.Tindakan itu tentunya menandakan adanya pergeseran dukungan dari sebagian masyarakat yang sebelumnya berada di barisan penolak migas, akan tetapi mereka mulai menilai bahwa gerakan tersebut lebih banyak menimbulkan konflik sosial dibanding memperjuangkan aspirasi warga.

” Proses eksplorasi migas yang dilakukan oleh PT KEI itu sesuai dengan aturan yang tentunya memperhatikan kepentingan masyarakat,” Tegasnya.

Untuk itu, Sangat disayangkan di tengah ikhtiar pemerintah dan masyarakat membuka ruang bagi kemajuan, justru muncul suara penolakan dari mereka yang belum sempat memberi manfaat nyata, bukankah sebaiknya sebelum menolak, kita memahami dulu apa yang sebenarnya sedang diperjuangkan?

Pemberdayaan migas bukan semata urusan perusahaan dan alat berat. Di baliknya ada harapan ribuan anak muda Kangean untuk memperoleh pekerjaan yang layak. Ada doa orang tua yang ingin melihat jalan-jalan di pulau kita diperbaiki. Ada harapan agar listrik, air bersih, dan kesejahteraan tidak lagi menjadi kemewahan.

Baca Juga :  Darurat Kabel Liar: Wajah Kota Bangkalan Makin Kusut

” Saya tidak ingin menjadi bagian dari mereka yang hanya pandai mengkritik, namun abai melihat potensi keberkahan yang terbuka di depan mata. Tapi, Saya yakin anak muda dan masyarakat kangean cerdas yang berhati nurani. Maka, saya berharap agar kecerdasan itu digunakan untuk ikut membangun, bukan menjauhkan kemajuan dari Kangean,” Ujarnay.

Ia menambahkan, Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar, tapi jangan biarkan perbedaan itu menjauhkan kita dari cita-cita kesejahteraan bersama. Mari kita berdialog. Mari kita turun langsung ke lapangan, melihat dengan mata dan hati siapa sebenarnya yang diuntungkan jika Kangean terus terbelakang.

” Marilah kita bersatu untuk kemajuan Pulau tercinta Kangean, Jangan mau di adu domba hanya untuk kepemtingan mereka yang tak mau kangean maju dan berkembang pesat,” pungkasnya. (Asm)

Berita Terkait

HUT ke-81 RI, Wabup Muratara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong
Pengalihan Dana Pasar Karangploso Pembangunan Lapak Swadaya Mangkrak, Dana Diduga Dialihkan Untuk Kepentingan Partai Politik Tertentu
Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Bersama Memajukan Pertanian Pamekasan
Hanya Butuh 3 Menit Gondol Motor, Dua Residivis Curanmor di Surabaya Akhirnya Diringkus Polisi
Wujudkan Kamseltibcarlantas Kondusif, Kasat Lantas Polresta Sumenep AKP Beny Kuncoro Pimpin Rampcheck Bus di Momen HUT RI
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:19 WIB

HUT ke-81 RI, Wabup Muratara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Pengalihan Dana Pasar Karangploso Pembangunan Lapak Swadaya Mangkrak, Dana Diduga Dialihkan Untuk Kepentingan Partai Politik Tertentu

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:49 WIB

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Bersama Memajukan Pertanian Pamekasan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Hanya Butuh 3 Menit Gondol Motor, Dua Residivis Curanmor di Surabaya Akhirnya Diringkus Polisi

Berita Terbaru