Sumenep, angkatberita.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumenep terus berupaya mendekatkan diri dengan masyarakat melalui berbagai program yang bersifat edukatif dan humanis. Salah satunya ditunjukkan lewat kegiatan Polantas Menyapa yang digelar di Yayasan Aqidah Usymuni Sumenep, Jumat (5/9/2025).
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-70. Sejak pukul 09.00 WIB, jajaran Satlantas yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Sumenep AKP Ninit Titis Dwiyani, didampingi KBO Lantas dan sejumlah personel, hadir menyapa para tokoh agama serta santri di lingkungan pesantren.
Kehadiran jajaran Satlantas Polres Sumenep disambut hangat oleh pengasuh, para ustaz, dan ratusan santri. Kegiatan ini berlangsung penuh keakraban, mencerminkan hubungan yang erat antara aparat kepolisian dengan kalangan pesantren.
Dalam kesempatan itu, AKP Ninit Titis Dwiyani menegaskan bahwa silaturahmi dengan tokoh agama merupakan langkah strategis dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Sumenep.
“Kami sadar bahwa pesantren memiliki peran besar dalam membentuk kesadaran masyarakat. Karena itu, Polantas ingin hadir di tengah-tengah ulama dan santri, agar pesan keselamatan lalu lintas bisa tersampaikan dengan baik. Dengan dukungan para tokoh agama, kami optimis kesadaran berlalu lintas masyarakat akan semakin meningkat,” ujar AKP Ninit Titis Dwiyani.
Program Polantas Menyapa bukan sekadar agenda seremonial memperingati HUT Lantas, tetapi juga bagian dari komitmen Polres Sumenep untuk menghadirkan sosok polisi lalu lintas yang lebih humanis dan dekat dengan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Satlantas tidak hanya menyampaikan pesan-pesan keselamatan lalu lintas, tetapi juga mengajak para santri menjadi pelopor tertib berlalu lintas. Bahkan, Kasat Lantas berharap para santri dapat menjadi contoh bagi lingkungan sekitar dalam menanamkan budaya disiplin di jalan raya.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan semua pihak, khususnya para ulama dan generasi muda santri, sangat kami butuhkan untuk mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di Kabupaten Sumenep,” imbuh AKP Ninit Titis Dwiyani.
Momentum HUT Lantas ke-70 dijadikan pijakan bagi Satlantas Polres Sumenep untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis, Polantas berkomitmen menjadi sahabat masyarakat, bukan sekadar penegak aturan.
AKP Ninit Titis Dwiyani menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya di lingkungan pesantren, tetapi juga di sekolah, komunitas, hingga pelosok desa.
“Dengan semangat HUT Lantas ke-70, Kami Satlantas Polres Sumenep meneguhkan tekad untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjaga keselamatan di jalan, sekaligus merawat silaturahmi dengan seluruh elemen, demi terciptanya Sumenep yang aman, tertib, dan berkeselamatan,” pungkasnya.
Penulis: Redaksi








Komentar