Riyadi LSM Kompak Angkat Bicara, Kecam Aksi Anarkis Tolak Survei Seismik di Pulau Kangean

- Redaksi

Rabu, 8 Oktober 2025 - 18:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, angkatberita.id – Aksi anarkis yang yang dilakukan oleh beberapa oknum di tengah laut perairan Kangean saat aksi unjuk rasa penolokan survei seismik PT. KEI menuai banyak problematika dan kecaman dari berbagai pihak di Kangean.

Pak Riyadi salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kompak di pulau Kangean angkat bicara, Betapa kecewa dengan kejadian yang terjadi para pekerja yang sudah susah payah bekerja, akan tetapi mereka sekarang sudah gagal. Terus siapa yang bertanggung jawab ? Kebahagiaan mereka sudah sirna dan hilang. Kekecewaan dari anak istri mereka sudah diratapi. Tinggal ratapan saja. Mereka mendapatkan upah bayaran Rp. 900.000. Dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore.

“Para pekerja yang sudah susah payah bekerja , tapi mereka sekarang sudah gagal. Terus siapa yang bertanggung jawab? apakah yang mengajak untuk menolak, pertamyaannya, yang mengajak untuk menolal apakah bertanggungjawa atas anak istrinya,” Terangnya.

Menurutnya, Dalam kesempatan yang baik ini sebetulnya untuk mereka-mereka yang ikut bekerja dan berpartisipasi dalam kegiatan survei seismik ini.. Masa tidak ada cara yang paling baik? Masa tidak ada cara yang indah? Kangean masih terkenal dengan masyarakat yang ramah tamah, mengenal sopan santun dan adat ketimuran. dan saat ini akan dikenal menjadi anarkis, lalau kalau seperti ini bagaimana?.

Baca Juga :  Aiptu Rifai Turun Langsung! Beri Himbauan Tertib Lalin Kepada Kurir J&T di Jl. Urip Sumoharjo Sumenep

Untuk itu, Kata Riyadi, dirinya mengajak semua elemen, tokoh masyarakat untuk duduk bersama untuk mencari jalan keluar yang terbaik demi kemaslahatan dan kenyamanan masyarakat kita bersama.

“Ayo kita bersama-sama duduk mencari jalan keluar yang terbaik demi kemaslahatan dan kenyamanan masyarakat kita bersama, agar kangean kedepan dikenal menjadi pulau penghasil migas ,”Ajaknya.

Lebih lanjut, Kata Riyadi, Kita hidup ini memang kadang tujuannya berbeda, tidak satu tujuan dalam satu garis lurus. Itu hal yang wajar dalam kehidupan. Namun, segala persoalan kita kedepankan adat ketimuran dengan duduk bersama, temukan titik solusinya yang terbaik, Karena ini adalah termasuk program Negara.

Jadi, Siapapun yang menolak itu bagus. Yang saya harapkan jangan anarkis, Karena kita sebagai orang pulau, sebagai putra kangean masih mengenal adat ketimuran. Perlu di ingat Pak, aksi anarkis tolak survei migas ini sudah terekam, dan tersebar ke penjuru dunia maka jgan sampai masyarajat kangean dikenal tak ada sopan santun.

Baca Juga :  Kasus Penipuan Pesanan Arang Batok Kelapa, Diduga Bayangkari Polres Gresik Terlibat Korban Merasa Ditipu dan Dirugikan

” Solusi yang baik dalam persoalan ini harus duduk bersama, temukan jalan yang terbaik. Karena ini adalah termasuk program Negara, Siapapun yang menolak, itu bagus. Yang saya harapkan itu jangan anarkis. Karena kita sebagai orang pulau, kita sebagai putra kanyang, sebetulnya masih mengenal adat ketimoran. Dan ini Pak, perlakuan-perlakuan ini sudah terekam, tervideo.”jelasnya.

Ia menambahkan, kalau memang di Survei Kangean ada kandungan minyak maka bisa bermanfaat sebesar-besarnya untuk kemakmuran masyarakat Kangean. Maka kalau sampai itu ada , Kangean tidak lagi dipersamakan dengan pulau-pulau yang lainnya.

” Nantinya kengean akan diperhitungkan. Jadi, marilah kita jaga marwah kita sebagai anak pulau. Jaga kehormatan kita sebagai orang Kangean,” pungkasnya. (Asm)

Berita Terkait

HUT ke-81 RI, Wabup Muratara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong
Pengalihan Dana Pasar Karangploso Pembangunan Lapak Swadaya Mangkrak, Dana Diduga Dialihkan Untuk Kepentingan Partai Politik Tertentu
Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Bersama Memajukan Pertanian Pamekasan
Hanya Butuh 3 Menit Gondol Motor, Dua Residivis Curanmor di Surabaya Akhirnya Diringkus Polisi
Wujudkan Kamseltibcarlantas Kondusif, Kasat Lantas Polresta Sumenep AKP Beny Kuncoro Pimpin Rampcheck Bus di Momen HUT RI
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:19 WIB

HUT ke-81 RI, Wabup Muratara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Pengalihan Dana Pasar Karangploso Pembangunan Lapak Swadaya Mangkrak, Dana Diduga Dialihkan Untuk Kepentingan Partai Politik Tertentu

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:49 WIB

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Bersama Memajukan Pertanian Pamekasan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Hanya Butuh 3 Menit Gondol Motor, Dua Residivis Curanmor di Surabaya Akhirnya Diringkus Polisi

Berita Terbaru