Pengadaan Seragam SD–MI Rp 3 Miliar Lebih: Kabid SD Ardiansyah Lempar Bola ke Bupati dan DPRD

- Redaksi

Selasa, 7 Oktober 2025 - 11:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, angkatberita.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep pada tahun anggaran 2025 kembali menggelontorkan dana fantastis, lebih dari Rp 3 miliar, untuk pengadaan seragam sekolah bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI).

Program ini diklaim sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, namun publik mendesak agar proyek tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial rutin, melainkan memberi dampak ekonomi nyata bagi pelaku UMKM lokal.

Saat dikonfirmasi 6 Oktober 2025, Kabid SD Dinas Pendidikan Sumenep, Ardiansyah, menegaskan bahwa pihaknya hanya sebagai penerima manfaat dari program tersebut dan tidak memiliki kewenangan dalam menentukan mekanisme pengadaan.

“Kalau tidak mau ditenderkan itu keputusannya ada di tiga pihak, Mas. Satu, Bupati sebagai eksekutif, DPRD sebagai legislatif, dan Kepala Bappeda sebagai pemegang kebijakan. Selesai itu,” ujarnya tegas.

Baca Juga :  Ops Zebra Krakatau 2025: Polres Lampura Ajak Warga Lebih Disiplin di Jalan Raya

Ardiansyah menyatakan dirinya mendukung penuh jika pengadaan seragam tersebut bisa melibatkan pelaku UMKM lokal, terutama penjahit dan pengusaha kain di ujung timur Pulau Madura. Namun, ia mengaku tidak bisa mengambil kebijakan sepihak.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pihaknya sempat melakukan survei terhadap pelaku UMKM lokal. Hasilnya, banyak penjahit mengaku keberatan dengan nilai pagu sekitar Rp 200 ribu per paket seragam merah putih, sesuai spesifikasi resmi yang telah ditetapkan pemerintah.

“Iya, kalau ada penjahit lokal Sumenep mau ikut tender, monggo Mas. Itu umum kok,” tambahnya.

Ketika disinggung terkait dugaan adanya “tender kuncian” dalam sistem LPSE, Ardiansyah memilih berhati-hati dan mengaku tidak mengetahui lebih jauh soal itu.

Baca Juga :  Uang Negara Dipakai Pribadi, Pengelola Parkir Pasar Srimangunan Sampang Terancam Pasal Penggelapan dalam Jabatan

Sebelumnya, Ahmad Nawawi, aktivis muda peduli UMKM, secara terbuka meminta Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo untuk turun tangan memastikan pengadaan seragam bernilai miliaran rupiah itu benar-benar memberdayakan penjahit dan pengusaha kain lokal. Ia menilai, jika dikelola dengan bijak, proyek ini bisa menjadi penggerak ekonomi kerakyatan, bukan hanya menguntungkan segelintir pihak luar daerah.

Meski nominal anggaran besar telah digelontorkan, pola pelaksanaan pengadaan yang masih berpusat pada mekanisme tender terbuka justru dikhawatirkan hanya akan memberi ruang kepada kontraktor besar dari luar daerah. Sementara UMKM lokal tetap menjadi penonton di tanah sendiri. (Asm)

Berita Terkait

HUT ke-81 RI, Wabup Muratara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong
Pengalihan Dana Pasar Karangploso Pembangunan Lapak Swadaya Mangkrak, Dana Diduga Dialihkan Untuk Kepentingan Partai Politik Tertentu
Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Bersama Memajukan Pertanian Pamekasan
Hanya Butuh 3 Menit Gondol Motor, Dua Residivis Curanmor di Surabaya Akhirnya Diringkus Polisi
Wujudkan Kamseltibcarlantas Kondusif, Kasat Lantas Polresta Sumenep AKP Beny Kuncoro Pimpin Rampcheck Bus di Momen HUT RI
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor
Berlarut-Larut Kasus Sengketa Tanah Dengan PDAM Gresik Ahli Waris Gandeng LBH Brawijaya Majapahit Nusantara Sidoarjo

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:19 WIB

HUT ke-81 RI, Wabup Muratara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Pengalihan Dana Pasar Karangploso Pembangunan Lapak Swadaya Mangkrak, Dana Diduga Dialihkan Untuk Kepentingan Partai Politik Tertentu

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:49 WIB

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Bersama Memajukan Pertanian Pamekasan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Hanya Butuh 3 Menit Gondol Motor, Dua Residivis Curanmor di Surabaya Akhirnya Diringkus Polisi

Berita Terbaru