Konflik Keluarga Budianto Memanas, Putra Gugat Ayah Kandung ke Jalur Hukum

- Redaksi

Jumat, 26 September 2025 - 05:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, angkatberita.id – Perseteruan keluarga pemilik Pabrik Rokok Ayunda, Pamekasan, Jawa Timur, kian terbuka ke publik. Wahyu Budianto, putra kedua pemilik pabrik, menyatakan siap menempuh jalur hukum atas isu-isu yang dianggap merusak martabat dan kehidupannya.

Pemicu konflik bermula dari pernyataan Bambang Budianto, ayah kandungnya, yang menyebut Wahyu bukan anak biologis, melainkan anak pungut. Pernyataan ini membuat Wahyu geram. Amarahnya semakin memuncak setelah isu lain beredar luas: dugaan pernikahan sang ayah dengan Nurika Alfin Maulidina, yang tak lain mantan istrinya.

“Dua hal ini jelas merugikan saya, baik sebagai pribadi maupun keluarga. Karena itu, saya akan buktikan kebenaran di jalur hukum,” tegas Wahyu.

Untuk memperkuat langkahnya, Wahyu menunjuk Kantor Hukum D’Firmansyah S.H., & Rekan di Surabaya. Dalam pertemuan resmi pada Rabu, 24 September 2025, ia menyerahkan kuasa penuh kepada tim kuasa hukum yang dipimpin Dodik Firmansyah.

“Kami sudah siapkan kajian hukum, baik pidana maupun perdata. Semua opsi terbuka, termasuk gugatan perbuatan melawan hukum,” ujar Dodik, Kamis (25/9/2025). Hal senada disampaikan kuasa hukum lainnya, Sukardi S.H., yang memastikan langkah hukum akan ditempuh secara simultan.

Baca Juga :  Diduga Angkut BBM Ilegal, Sebuah Mobil Alami Kecelakaan di Lintas Timur Merlung

Wahyu juga menantang publik untuk membuktikan isu kedekatan ayahnya dengan Nurika. Ia bahkan menyatakan siap menjalani tes DNA guna membantah tuduhan sebagai anak pungut.

“Silakan, saya terbuka tes DNA. Itu cara paling sah untuk membuktikan saya anak kandung,” kata Wahyu.

Sementara itu, Bambang Budianto memilih jalur berbeda. Ia menegaskan isu pernikahannya dengan Nurika hanyalah fitnah. Untuk memperkuat bantahannya, ia bersumpah dengan Al-Qur’an di hadapan tokoh agama, aparat TNI-Polri, serta perangkat desa pada Kamis, 25 September 2025.

“Saya bersumpah tidak pernah dan tidak akan menikah dengan Nurika. Saya juga tidak pernah berzina dengannya. Jika saya berbohong, biarlah Allah melaknat saya,” ucap Bambang dengan suara bergetar.

Baca Juga :  Ketika Dunia Baru Menoleh, Aisyah Telah Pergi.

Terkait foto dirinya dan Nurika saat umrah di Mekkah, Bambang mengakuinya, namun membantah dilakukan berdua. Menurutnya, perjalanan tersebut merupakan bagian dari pemberangkatan rombongan karyawan yang rutin dilakukan perusahaan setiap tahun.

“Flyer yang beredar itu hoaks. Jangan sampai masyarakat termakan fitnah yang dibuat pihak tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Pertarungan narasi antara ayah dan anak ini kini beralih ke arena hukum. Wahyu dengan langkah litigasi melalui pengacara, sementara Bambang dengan sumpah keagamaan dan klarifikasi publik.

Kasus ini bukan hanya menjadi sorotan di internal keluarga, melainkan juga mengundang perhatian masyarakat Madura. Pasalnya, reputasi Pabrik Rokok Ayunda yang selama ini dikenal sebagai perusahaan besar di Pamekasan ikut dipertaruhkan di tengah derasnya isu yang beredar di media sosial.

( BBG)

 

Sumber Artikel berjudul ” Wahyu Budianto Siap Tempuh Jalur Hukum, Tegas Hadapi Isu Anak Pungut dan Pernikahan Ayahnya “, selengkapnya dengan link: https://kalsel.pikiran-rakyat.com/hukum-peristiwa/pr-3889672545/wahyu-budianto-siap-tempuh-jalur-hukum-tegas-hadapi-isu-anak-pungut-dan-pernikahan-ayahnya?page=2

 

Berita Terkait

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak
Meriahkan Agustusan Jalan Sehat Dusun Krikilan Desa Ngembeh Bertabur Doorprize Utama Kulkas dan Sepeda Gunung
Perempuan di Sampang Diduga Dianiaya dan Disiram Sambal, Polisi Turun Tangan
Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas
Ditetapkan Tersangka, SPDP Kasus Dugaan Pencabulan Disabilitas Warga Camplong Diterima Kejari Sampang
Tanggapi Keluhan Masyarakat, SPBU Karang Anyar Siap Evaluasi Pelayanan
Besi Tulangan Proyek SPAM Murtajih Terukur 11,2 Milimeter, DPRKP Pamekasan Belum Beri Penjelasan
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Empat Orang Satu Keluarga Terjatuh di Jalan Imam Bonjol Sampang, Diduga Akibat Tumpahan Minyak

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:29 WIB

Meriahkan Agustusan Jalan Sehat Dusun Krikilan Desa Ngembeh Bertabur Doorprize Utama Kulkas dan Sepeda Gunung

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Perempuan di Sampang Diduga Dianiaya dan Disiram Sambal, Polisi Turun Tangan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Temuan Dugaan Tumpang Tindih Proyek HIPPA Desa Nyalabuh Laok Dipersoalkan, GASI Soroti Sikap BBWS Brantas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Ditetapkan Tersangka, SPDP Kasus Dugaan Pencabulan Disabilitas Warga Camplong Diterima Kejari Sampang

Berita Terbaru