Dugaan Pungli MCF 2025, Aktivis Sumenep: Sugeng Main Dua Kaki, Harus Bertanggung Jawab!

- Redaksi

Kamis, 18 September 2025 - 09:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, angkatberita.id – Pusaran dugaan pungutan liar (pungli) pada Madura Culture Festival (MCF) 2025 kian panas. Nama Sugeng, panitia penyelenggara yang juga mantan Tenaga Ahli (TA) Bupati Sumenep, kini berada di ujung sorotan. Pernyataannya soal minimnya dukungan sponsor justru terbantahkan oleh fakta lapangan, membuka dugaan praktik manipulasi dana yang terstruktur.

Terbaru, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA), dr. Hj. Erliyati, M.Kes, angkat bicara dengan nada kecewa. Ia menegaskan RSUDMA adalah salah satu OPD pengampu acara, bukan sekadar penyumbang receh.

“Tidak apa-apa meski disebut tidak menyumbang ke acara itu. Tapi perlu teman-teman tahu, kami adalah salah satu OPD pengampu kegiatan itu,” ujarnya, Rabu (17/09/2025).

Pernyataan ini berseberangan dengan klaim Sugeng yang hanya mengakui RSUDMA menyumbang Rp500 ribu. “Sponsor pun kecil, RSUD hanya Rp500 ribu, SKK Rp2,5 juta, Kangean Energi Rp5 juta,” dalih Sugeng, sembari berdalih pungutan dipakai menutup operasional.

Baca Juga :  Terdengar Isu Anggota DPRD Ditahan di Polres Sampang, Motif dan Perkara Masih Simpang Siur

Namun, informasi yang dihimpun tim media justru membongkar fakta berbeda: RSUDMA disebut telah menyumbang hingga Rp20 juta. Artinya, ada indikasi panitia “mengemplang” Rp19,5 juta dana sponsor.

Skandal ini makin keruh setelah mencuat kabar iuran dari paguyuban pengusaha rokok. Dari 73 pengusaha yang diminta setor Rp3 juta per orang, terkumpul Rp40 juta, bahkan paguyuban dikabarkan siap menutup hingga Rp50 juta. Tetapi, aliran Rp10 juta disebut tak jelas juntrungannya.

Aktivis Sumenep, Ahmad Amin Rifa’i, menilai Sugeng tidak lagi layak memegang kendali event daerah.

“Ini bukan sekadar salah catat, ini manipulasi terang-benderang. Sugeng harus bertanggung jawab, karena selain jadi pengendali Kalender Event, ia juga komisioner Baznas. Posisi ganda ini sangat rawan dipakai untuk kepentingan pribadi,” tegas Amin.

Baca Juga :  DPRD Kota Pagar Alam Menggelar Rapat Paripurna XVII Pembentukan Peraturan Daerah

Ia menuding Sugeng telah mempermainkan kepercayaan publik dengan narasi “sponsor kecil”, padahal di balik itu ada aliran dana besar yang ditutup-tutupi.

“Kalau benar RSUDMA menyetor Rp20 juta tapi hanya diakui Rp500 ribu, lalu uangnya menguap kemana? Belum lagi dana dari pengusaha rokok yang tidak jelas. Ini jelas mencoreng nama Pemkab Sumenep dan merusak marwah budaya Madura,” kecamnya.

Amin mendesak aparat penegak hukum segera turun tangan, memeriksa aliran dana hingga ke akarnya.

“Budaya Madura jangan dijadikan tameng untuk mengutip dana sponsor. Jika tidak ada transparansi, MCF bukan lagi festival budaya, tapi festival pungli. Sugeng harus dicopot!” pungkasnya. (Asm)

Berita Terkait

Bangkit Bersama di Hari Kemerdekaan: Meneguhkan Integritas,Komunikasi,Sinergi dan Kebersamaa GM FKPPI Tangsel
HUT ke-81 RI, Wabup Muratara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong
Pengalihan Dana Pasar Karangploso Pembangunan Lapak Swadaya Mangkrak, Dana Diduga Dialihkan Untuk Kepentingan Partai Politik Tertentu
Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Bersama Memajukan Pertanian Pamekasan
Hanya Butuh 3 Menit Gondol Motor, Dua Residivis Curanmor di Surabaya Akhirnya Diringkus Polisi
Wujudkan Kamseltibcarlantas Kondusif, Kasat Lantas Polresta Sumenep AKP Beny Kuncoro Pimpin Rampcheck Bus di Momen HUT RI
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:29 WIB

Bangkit Bersama di Hari Kemerdekaan: Meneguhkan Integritas,Komunikasi,Sinergi dan Kebersamaa GM FKPPI Tangsel

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Pengalihan Dana Pasar Karangploso Pembangunan Lapak Swadaya Mangkrak, Dana Diduga Dialihkan Untuk Kepentingan Partai Politik Tertentu

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:49 WIB

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Bersama Memajukan Pertanian Pamekasan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Hanya Butuh 3 Menit Gondol Motor, Dua Residivis Curanmor di Surabaya Akhirnya Diringkus Polisi

Berita Terbaru