Dugaan Mafia Pupuk Subsidi di Sumenep, Tim Samba Siap Seret ke Pusat

- Redaksi

Minggu, 14 September 2025 - 19:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, angkatberita.id – Aroma busuk dugaan mafia pupuk subsidi di Kabupaten Sumenep kian tercium. Setelah audensi bersama para distributor pupuk di kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep dinilai “jalan di tempat”, kini Solidaritas Aktivis, Mahasiswa, dan Wartawan Sumenep (Samba) bersiap menggebrak meja Pupuk Indonesia.

Menurut Asmuni, Kepala Bidang Investigasi Samba, jawaban para pihak yang hadir dalam forum audensi lalu justru menimbulkan tanda tanya besar. Alih-alih transparan, mereka justru dinilai berputar-putar tanpa kejelasan.

“Hingga audensi selesai, mereka tidak berani membuka data realisasi kuota pupuk subsidi tahun 2018–2020. Padahal itu hak publik sesuai UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” tegas Asmuni.

Baca Juga :  Optimis, Kuasa Hukum Jimad Sakteh Siap Hadapi Gugatan Mandat di Mahkamah Konstitusi

Sikap bungkam para distributor, perwakilan Pupuk Indonesia area Madura, dan pejabat Dinas Pertanian itu justru menguatkan dugaan adanya sesuatu yang ditutupi.

Bahkan, menurut data yang dihimpun Tim Samba, ada indikasi oknum yang sengaja mark up data pupuk untuk meraup kuota subsidi dalam jumlah besar. Jika benar, praktik ini bukan hanya merugikan petani, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga ratusan miliar rupiah per tahun.

Karena itu, pada Senin, 15 September 2025, Samba akan melayangkan surat resmi audensi ke Pupuk Indonesia di Graha Sarana, Gresik. Tak berhenti di situ, mereka juga akan mengirimkan laporan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) agar persoalan ini diaudit secara menyeluruh.

Baca Juga :  Tertib Lalin Gas Dari SD! Satlantas Sumenep Borong Senyum Siswa SDN Pojah 1

“Kami berkomitmen terus mengawal kasus ini sampai terang benderang. Kami ingin tahu siapa dalang di balik dugaan penyelewengan dan mark up data kuota pupuk subsidi di Sumenep. Surat ke Pupuk Indonesia sudah kami siapkan, bahkan agenda menghadap ke Kementerian Pertanian RI juga sedang dipertimbangkan,” ujar Asmuni.

Ia mengingatkan kembali pesan keras Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang pernah menegaskan bahwa pengecer maupun distributor tidak boleh mempermainkan pupuk bersubsidi.

“Kalau ada yang main-main, izinnya harus dicabut. Dan tidak boleh ditolerir,” tegas Asmuni menirukan pernyataan Menteri Pertanian. (Asm)

Berita Terkait

Bangkit Bersama di Hari Kemerdekaan: Meneguhkan Integritas,Komunikasi,Sinergi dan Kebersamaa GM FKPPI Tangsel
HUT ke-81 RI, Wabup Muratara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong
Pengalihan Dana Pasar Karangploso Pembangunan Lapak Swadaya Mangkrak, Dana Diduga Dialihkan Untuk Kepentingan Partai Politik Tertentu
Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Bersama Memajukan Pertanian Pamekasan
Hanya Butuh 3 Menit Gondol Motor, Dua Residivis Curanmor di Surabaya Akhirnya Diringkus Polisi
Wujudkan Kamseltibcarlantas Kondusif, Kasat Lantas Polresta Sumenep AKP Beny Kuncoro Pimpin Rampcheck Bus di Momen HUT RI
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:29 WIB

Bangkit Bersama di Hari Kemerdekaan: Meneguhkan Integritas,Komunikasi,Sinergi dan Kebersamaa GM FKPPI Tangsel

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Pengalihan Dana Pasar Karangploso Pembangunan Lapak Swadaya Mangkrak, Dana Diduga Dialihkan Untuk Kepentingan Partai Politik Tertentu

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:49 WIB

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Bersama Memajukan Pertanian Pamekasan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Hanya Butuh 3 Menit Gondol Motor, Dua Residivis Curanmor di Surabaya Akhirnya Diringkus Polisi

Berita Terbaru