Desa Sah Raja Porak-Poranda Diterjang Banjir, 239 KK Mengungsi dan Kehilangan Mata Pencaharian

- Redaksi

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur- angkatberita.id — Kondisi Desa Sah Raja, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, masih memprihatinkan dua pekan setelah banjir besar menerjang wilayah itu pada 26 November 2025. Laporan terbaru yang disampaikan Geuchik Sah Raja, Sulaiman, kepada angkatberita.id pada Sabtu, 6 Desember 2025, menunjukkan seluruh warga desa terdampak langsung oleh bencana tersebut.

Sebanyak 239 kepala keluarga atau 712 jiwa terpaksa mengungsi setelah rumah mereka terendam dan rusak parah. Tidak ada laporan korban luka, sakit, hilang, maupun meninggal dunia. Namun dampak kerusakan fisik di desa ini tergolong berat.

Dalam laporannya, Sulaiman menyebut 234 unit rumah mengalami rusak berat, sementara 5 unit lainnya rusak ringan. Sebanyak 173 keluarga menumpang di rumah tetangga, sedangkan sisanya menempati hunian darurat dan bangunan yang masih tersisa.

Baca Juga :  Korban Persalinan Tragis Ajukan Banding ke PT Surabaya atas Putusan PN Bangkalan yang Menolak Praperadilan SP3

“Rumah warga hampir semuanya tidak bisa ditempati. Kerusakan sangat berat,” ujar Sulaiman melalui pesan WhatsApp.

Ladang Rusak, Warga Kehilangan Mata Pencaharian

Tidak hanya permukiman, banjir juga merusak hampir seluruh ladang dan kebun milik warga. Kondisi ini, kata Sulaiman, membuat masyarakat kehilangan mata pencaharian secara tiba-tiba.

“Hampir semua kebun dan ladang warga rusak parah. Bisa dipastikan mereka kehilangan sumber pendapatan,” tutur Sulaiman.

Ia berharap pemerintah daerah maupun pusat dapat memberikan solusi jangka panjang untuk memulihkan kehidupan warga, termasuk bantuan ekonomi dan pemulihan sektor pertanian.

Akses Terputus, Dusun Saragala Belum Bisa Dilalui

Baca Juga :  Kasus Bayi di Klinik YN Burneh, Ketua IBI Bangkalan Buka Suara.

Sulaiman menambahkan, infrastruktur desa kini berada dalam kondisi paling memprihatinkan. Jalan utama satu-satunya menuju Dusun Saragala masih tidak bisa dilalui akibat kerusakan berat.

“Akses jalan ini sangat penting. Kami berharap ada penanganan cepat dari pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak,” ujarnya.

Hingga saat ini, proses penanganan darurat masih berlangsung. Pemerintah desa bekerja sama dengan relawan setempat untuk memastikan kebutuhan pengungsi dapat dipenuhi. Sulaiman berharap agar pemerintah segera turun tangan sebelum situasi semakin memburuk.

KEBUTUHAN MENDESAK

Untuk kebutuhan mendesak, warga sangat membutuhkan:

Makanan siap konsumsi.

Air bersih.

Selimut dan alas tidur.

Kebutuhan bayi dan perempuan.

Obat-obatan dasar dan perlengkapan kebersihan.

Kontributor Ab – M.h Nduru

Berita Terkait

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Berita Terbaru