Sampang||angkatberita.id -Enam desa di Kecamatan Jrengik Kabupaten Sampang Madura didorong agar mampu menembus sektor unggulan desa.
Pasalnya, enam desa yang terfokus ke wisata ini, bakal membuka ruang bagi desa lainnya, agar sama-sama memliki peran. Artinya saling melengkapi, juga saling menguntungkan.
Camat Jrengik Zaiful Muqaddas mengatakan, ada enam desa yang saat ini diprioritaskan ke sektor unggulan wisata oleh pihaknya. Masing-masing Desa Taman (Wisata Sawah padi-padi), Panyepen (Wisata gowa ta’ban), Jrengik (Wisata Caffee gunung dan Petik buah), Jungkarang (Wisata Bukit Tobelle/Tobelle Hills), Majengan (Pemancingan air payau), dan Desa Buker (Wisata religi buju’ buker).
“Ada enam desa sektor unggulan destinasi wisata,” ujarnya, Kamis (9/2/23).
Sementara jumlah desa sekecamatan Jrengik itu ada 14 desa. Artinya, tersisa delapan desa, yang juga memiliki sektor keunggulan berbeda. Delapan desa itu, empat desa memliki potensi dan didorong ke agrobisnis, sedangkan empat desa lainnya memliki potensi dan didorong ke sektor unggulan ekonomi kreatif. Tentunya delapan desa yang tersisa itu, akan saling bersinergi dan berkaitan dengan enam desa prioritas wisata di atas.
“Kalau agrobisnis lebih ke pengembangan pertanian. Sedangkan ekonomi kreatif, lebih ke hal-hal kreatif kerajinan, batik, camilan UMKM dan lain-lain,” ungkapnya.
Sedangkan, PJ Kepala Desa Majengan Mohammad Supriyadi, Ia memastikan, tahun depan untuk desa Majengan, apa yg telah direncanakan untuk sektor unggulannya dipastikan dapat beroperasi, yaitu Pemancingan Air Payau.
Sebab hingga kini, pihaknya sudah mempersiapkan sektor unggulan desa, udah puluhan persen.
“Tentunya hal itu kami lakukan, demi pencapaian misi Sampang Hebat Bermartabat,” pungkasnya.






Komentar