Asrama Putra Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk, 19 Ambulans Tiba di Lokasi

- Redaksi

Senin, 29 September 2025 - 21:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sidoarjo, 29 September 2025 .angkatberita.idberita Sidoarjo

Peristiwa mengejutkan terjadi di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo. Salah satu bangunan asrama putra ambruk pada Senin siang, menyebabkan puluhan santri panik dan berhamburan keluar.

Informasi awal menyebutkan, sejumlah santri menjadi korban akibat tertimpa reruntuhan. Belasan lainnya segera mendapat pertolongan medis. Untuk mempercepat evakuasi, sebanyak 19 unit ambulans dikerahkan ke lokasi dari berbagai rumah sakit, PMI, dan relawan kesehatan.

Petugas gabungan dari BPBD Sidoarjo, TNI-Polri, dan Damkar terus melakukan upaya pencarian di antara puing-puing bangunan. Beberapa korban yang mengalami luka-luka langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Baca Juga :  Aliansi Nissan-Mitsubishi Luncurkan Livina Versi Mungil

Pihak pengurus pesantren mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada petugas. Hingga kini, jumlah pasti korban maupun penyebab runtuhnya asrama masih dalam proses pendataan.

“Kami masih fokus pada evakuasi dan keselamatan santri. Mohon doa masyarakat agar semua korban segera pulih,” ujar salah satu pengurus Ponpes Al Khoziny kepada wartawan.

Warga sekitar juga terlihat bergotong royong membantu proses evakuasi dengan menyediakan logistik, air minum, dan dukungan bagi para santri yang selamat.

Baca Juga :  Rayakan HUT ke-25, Demokrat Muratara Turun ke Desa Gelar Gotong Royong dan Cek Kesehatan Gratis

Data Korban

Total santri yang menjadi korban evakuasi: 84 orang

Dari 84 tersebut:

Di RSUD Sidoarjo (R. Notopuro): 35 orang dirawat; 26 luka ringan, 8 luka berat

Di RS Islam (RSI) Siti Hajar: 46 orang dirawat

Di RS Delta Surya: 4 orang dirawat

Korban meninggal: 1 santri bernama Alfian Ibrahim (11 tahun, asal Bangkalan, Madura)

Beberapa korban telah dipulangkan setelah perawatan awal.

Bangunan yang ambruk diyakini adalah musala di asrama putra, terjadi saat sebagian santri melaksanakan salat Asar (diperkirakan sekitar 100 orang salat)

 

Robin

Berita Terkait

Bangkit Bersama di Hari Kemerdekaan: Meneguhkan Integritas,Komunikasi,Sinergi dan Kebersamaa GM FKPPI Tangsel
HUT ke-81 RI, Wabup Muratara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong
Pengalihan Dana Pasar Karangploso Pembangunan Lapak Swadaya Mangkrak, Dana Diduga Dialihkan Untuk Kepentingan Partai Politik Tertentu
Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Bersama Memajukan Pertanian Pamekasan
Hanya Butuh 3 Menit Gondol Motor, Dua Residivis Curanmor di Surabaya Akhirnya Diringkus Polisi
Wujudkan Kamseltibcarlantas Kondusif, Kasat Lantas Polresta Sumenep AKP Beny Kuncoro Pimpin Rampcheck Bus di Momen HUT RI
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:29 WIB

Bangkit Bersama di Hari Kemerdekaan: Meneguhkan Integritas,Komunikasi,Sinergi dan Kebersamaa GM FKPPI Tangsel

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Pengalihan Dana Pasar Karangploso Pembangunan Lapak Swadaya Mangkrak, Dana Diduga Dialihkan Untuk Kepentingan Partai Politik Tertentu

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:49 WIB

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Bersama Memajukan Pertanian Pamekasan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Hanya Butuh 3 Menit Gondol Motor, Dua Residivis Curanmor di Surabaya Akhirnya Diringkus Polisi

Berita Terbaru