Tasim SIP Menghadiri Seminar Kebangsaan “Spirit Resolusi Jihad” Di Aula Kemenag

- Redaksi

Senin, 10 November 2025 - 17:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

INDRAMAYU,— Angkatberita.id

Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional, Forum Petani Nelayan Pantura (FPNP) bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indramayu menggelar Seminar Kebangsaan bertema “Spirit Resolusi Jihad”, Senin (10/11/2025).

 

Acara berlangsung di Aula Puspihat (Kemenag Indramayu), Jl. Golf, Karanganyar, Kecamatan Indramayu, dan dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Indramayu, Dr. H. Aghuts Muhaimin, S.Pd.I., M.Ag.

 

Seminar ini bertujuan menumbuhkan semangat kepahlawanan di kalangan generasi muda serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan dalam konteks pembangunan nasional.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum DPP Prawita Genppari Dede Farhan Aulawi, Bimas Islam H. Rosidi, serta perwakilan dari unsur TNI-Polri, Tasim S.IP, dan sejumlah pelajar SMA serta SMK se-Kabupaten Indramayu.

Dorong Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

 

Ketua Panitia, Ahmad Syaefullah, menyampaikan bahwa resolusi yang digagas FPNP selaras dengan program pemerintah, terutama dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

 

“Program MBG jangan sampai dikuasai pemodal besar, tapi harus memberi ruang bagi UMKM agar tercipta pemberdayaan ekonomi lokal,” tegas Ahmad.

Baca Juga :  Razia dan Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas dalam Rangka Operasi Patuh Zebra Krakatau 2025 di Tulang Bawang

 

Ia juga menekankan pentingnya dukungan desa dalam program tersebut.

 

“Pemerintah desa diharapkan mengalokasikan minimal 20 persen dari Dana Desa (DD) untuk ketahanan pangan masyarakat,” tambahnya.

 

FPNP sebagai Mitra Pembangunan Bangsa

 

Dalam sambutannya, Dr. H. Aghuts Muhaimin menyebut FPNP sebagai mitra strategis Kemenag dalam membangun bangsa melalui semangat kebersamaan dan nilai kemanusiaan.

 

“FPNP merupakan mitra kami dalam menyuarakan kemanusiaan. Bagi saya, siapa pun profesinya — jika bekerja dengan tulus untuk membangun bangsa — itu bagian dari jihad,” ujarnya.

 

Ia juga mengingatkan agar kegiatan semacam ini tidak berhenti pada seremoni belaka.

 

“Kita semua bisa menjadi pahlawan masa depan dengan memberikan kontribusi nyata untuk kemajuan bangsa,” imbuhnya.

 

Generasi Muda Harus Kreatif dan Produktif

 

Sementara itu, Ketua Umum DPP Prawita Genppari, Dede Farhan Aulawi, menilai seminar kebangsaan ini sangat relevan dengan semangat Hari Pahlawan.

 

“Generasi muda harus membangun bangsa lewat karya yang bermanfaat. Kreativitas di bidang pertanian, perikanan, dan peternakan perlu terus dikembangkan dengan pendekatan edukatif,” jelas Dede.

Baca Juga :  Diduga PT STB Menarik Motor Penjual Roti Dijalan Dan Minta Damai 1,2 Juta

 

Ia menambahkan bahwa kunci utama dalam membuka gerbang kesuksesan adalah motivasi dan semangat pantang menyerah.

 

“FPNP berkomitmen menanamkan spirit kepahlawanan kepada generasi muda agar mereka menjadi pahlawan masa depan dengan motivasi baru,” pungkasnya

 

Dalam wawancara dengan awak media Perwakilan dari Polri Binmas Tasim SIP Menjelaskan bahwa, ” Hari ini adalah kegiatan seminar, yaitu revolusi jihad untuk menumbuhkan semua kepemimpinan bagi generasi muda beda dengan semangat kepahlawanan.Yang hadir ini narasumber ada Prof. Dr. Ahmad Junaedi yang merupakan Prof.dari Indramayu dan juga ada Dr. Ir Dede Farhan dari Bandung.

Untuk materi yang disampaikan yautu sikap-sikap kepahlawanan atau menumbuhkan sikap pahlawan bagi generasi muda kita.

Harapannya, khususnya bagi kami dari pihak polisian dengan adanya kegiatan ini semoga para generasi muda kita mempunyai atau tumbuh sikap kepahlawanan dengan sendiri,

nanti mereka semua tidak akan melakukan hal-hal yang sifatnya melanggar hukum

seperti ikut aksi geng motor, tawuran, dan sebagainya.sehingga memberikan kontribusi bagi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.” Ujarnya.

 

(Thoha)

Berita Terkait

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.
Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Direktur PT SBP SH Bakal Dijemput Paksa Polisi
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
Kolaborasi Budaya Melayu-Tionghoa Tutup Meriah Pentas Bhineka Kebangsaan, Tanjab Barat Teguhkan Semangat Persatuan
Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Proyek Pelebaran Jembatan dan Jalan Pantura bProbolinggo-lumajang diduga Tanpa Mikirkan Hajat Pengguna Jalan.

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Kolaborasi Budaya Melayu-Tionghoa Tutup Meriah Pentas Bhineka Kebangsaan, Tanjab Barat Teguhkan Semangat Persatuan

Berita Terbaru