Kades Jaba’an di Bawah Bayang Skandal: Proyek Jalan Mangkrak, Warga Diduga Dipalak atas Nama Polisi

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep (angkatberita) — Kepala Desa Jaba’an, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Hammad, kian terpojok oleh rentetan persoalan serius yang menyeret namanya. Bukan hanya proyek rehabilitasi jalan desa yang diduga mangkrak tanpa kejelasan, kini ia juga disorot publik atas dugaan pemerasan terhadap warganya sendiri dalam penanganan kasus pidana.

Informasi yang dihimpun SuaraFaktual.id mengungkap, Hammad diduga meminta uang Rp500 ribu kepada korban penggelapan sepeda motor, dengan dalih agar perkara tersebut dapat “diproses” dan terus berjalan di kepolisian. Dugaan ini memantik kemarahan publik karena menyeret nama aparat penegak hukum seolah dapat “diurus” dengan uang.

Kasus ini bermula saat korban meminjamkan sepeda motornya kepada seorang terduga pelaku. Namun kendaraan tersebut justru digelapkan dan tak kunjung dikembalikan. Korban pun melapor ke Polsek Manding, hingga akhirnya terduga pelaku berhasil diamankan.

Baca Juga :  Hardiknas 2026 Kadisdik Sampang Nor Alam Dorong Penguatan Partisipasi Semesta untuk Pendidikan Bermutu.

Namun alih-alih mendapat perlindungan, korban justru mengaku didatangi langsung oleh kepala desa di tengah proses hukum yang sedang berjalan. Dalam pertemuan itu, korban diminta menyerahkan uang Rp500 ribu yang disebut-sebut sebagai “uang untuk polisi” agar kasus penggelapan tersebut tetap ditindaklanjuti.

Praktik ini, bila benar, bukan hanya mencederai rasa keadilan warga desa, tetapi juga berpotensi masuk kategori penyalahgunaan wewenang dan pemerasan, terlebih dilakukan oleh pejabat publik di tingkat desa.

Saat dikonfirmasi, Hammad tidak membantah secara tegas tudingan tersebut. Ia justru memilih bersikap normatif dan menghindari penjelasan substansial.

Baca Juga :  Ketua BMM Soroti PT Mutiara Katiga Belum Diblacklist, PPK RSUD SMART Bungkam Saat Dikonfirmasi

“Lebih jelasnya ayo duduk bersama, biar tahu apakah itu disebut pemerasan atau hanya partisipasi kerja petugas yang semalam suntuk bekerja,” ujar Hammad, Sabtu (27/12/2025).

Pernyataan itu justru memicu tanda tanya baru. Pasalnya, tidak ada dasar hukum yang membenarkan pungutan terhadap korban tindak pidana, apalagi dengan membawa-bawa nama kepolisian.

Situasi semakin runyam karena sebelumnya Polsek Manding juga sempat dituding menerima uang Rp500 ribu dari kepala desa terkait kasus tersebut. Tuduhan itu langsung dibantah keras oleh pihak kepolisian.

“Terkait uang Rp500.000 itu tidak benar masuk ke kami Polsek Manding,” tegas Kapolsek Manding, Iptu Fathorraman, Senin (29/12/2025).

Berita Terkait

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih
Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal
Jangan Sampai Ketinggalan! Ini Kata Kasat Lantas Sumenep Soal Pemutihan Pajak 2026 di RRI

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an

Berita Terbaru