DPRD Sumenep Gencarkan Digitalisasi Transaksi, Kunci Transparansi dan Amankan PAD

- Redaksi

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep||angkatberita – DPRD Kabupaten Sumenep terus menggencarkan langkah strategis untuk mengawal Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu jurus utamanya: mendorong pemerintah daerah memperluas penerapan sistem transaksi keuangan elektronik, Kamis 18/06/2026.

Langkah ini digencarkan guna mencegah kebocoran pendapatan sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Keseriusan DPRD tersebut menuai perhatian luas karena dinilai mampu memastikan setiap potensi pendapatan dikelola optimal demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Komisi II DPRD Sumenep, Faisal, menegaskan bahwa digitalisasi transaksi keuangan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak yang harus dioptimalkan di seluruh sektor layanan publik.

Baca Juga :  Camat Idi Timur Serahkan 300 Kg Beras Untuk Warga Seuneubok Timu Korban Banjir

“Penggunaan sistem elektronik mampu menciptakan tata kelola keuangan yang lebih modern, transparan, dan akuntabel. Selain berpotensi mendongkrak PAD, sistem ini juga mempersempit ruang terjadinya kebocoran pendapatan yang selama ini menjadi sorotan,” ujarnya.

Faisal menjelaskan, sistem transaksi elektronik membuat seluruh penerimaan daerah tercatat lebih rapi, terintegrasi, dan mudah diawasi. Dengan begitu, pengendalian serta evaluasi arus keuangan daerah bisa dilakukan lebih cepat dan akurat.

Baca Juga :  Petani Tembakau Tewas Tersengat Listrik di Penampungan Air Batuputih

“Semakin luas penerapan transaksi digital, semakin besar pula peluang pemda untuk memaksimalkan pendapatan sekaligus memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” tambahnya.

Komitmen DPRD Sumenep tak berhenti di wacana. Berbagai rekomendasi telah disampaikan kepada pemerintah daerah untuk menyempurnakan implementasi sistem transaksi elektronik agar berjalan efektif dan memberi dampak nyata pada peningkatan PAD.

“Dukungan pengawasan yang lebih terbuka dan terstruktur juga sangat diperlukan agar pengelolaan keuangan daerah lebih profesional, efektif, dan berdaya saing,” tegas Faisal.

Berita Terkait

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih
Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang
Jangan Sampai Ketinggalan! Ini Kata Kasat Lantas Sumenep Soal Pemutihan Pajak 2026 di RRI

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Pentas Budaya Minang dan India Warnai Malam Kebersamaan di Kuala Tungkal

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Berita Terbaru