Bayi 8 Bulan Dimutilasi, Diduga oleh Ibu Kandung: Warga Kangean Geger, Polisi Tutup Mulut

- Redaksi

Rabu, 3 September 2025 - 06:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, angkatberita.id– Warga Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, dikejutkan oleh penemuan jasad bayi berusia 8 bulan dalam kondisi mengenaskan. Tubuh mungil itu ditemukan telah terpotong-potong, dimasukkan ke dalam kantong plastik, lalu dibungkus selimut, dan disembunyikan di dalam lemari kamar kos milik seorang pria bernama Tamrin, Selasa (2/9/2025).

Penemuan ini sontak menggemparkan warga sekitar. Dari informasi yang beredar, bayi malang berinisial A tersebut diduga kuat dimutilasi oleh ibu kandungnya sendiri, Ila, asal Dusun Tanamumbul, Desa Buddih, Kecamatan Arjasa.

Baca Juga :  Dugaan Pungli di SMPN 7 Bangkalan, Wali Murid Pertanyakan Pungutan Sebesar Rp 100 Ribu 

Seorang warga berinisial N mengungkapkan awal mula kecurigaan muncul lantaran bau busuk menyengat keluar dari kamar kos yang sudah hampir sepekan tak terlihat berpenghuni.

“Itu bayi ada di dalam kantong plastik, terbungkus selimut, lalu dimasukkan ke lemari. Kami semua curiga, pelakunya ibu kandungnya sendiri. Sudah enam hari kos itu tidak ada aktivitas,” ujar N kepada wartawan, sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca Juga :  Eksekusi Dipaksakan Saat Dugaan Pemalsuan AJB Belum Tuntas, Integritas PN Sampang Dipertanyakan

Kabar mutilasi bayi ini membuat warga sekitar histeris sekaligus geram. Mereka mendesak aparat kepolisian segera mengungkap pelaku sebenarnya.

Namun hingga berita ini diterbitkan, Polsek Kangean maupun Polres Sumenep belum memberikan keterangan resmi. Bahkan pihak Humas Polres Sumenep, Widiarti, masih bungkam terkait tragedi biadab yang menimpa bayi tak berdosa tersebut. (Asm)

Berita Terkait

Bangkit Bersama di Hari Kemerdekaan: Meneguhkan Integritas,Komunikasi,Sinergi dan Kebersamaa GM FKPPI Tangsel
HUT ke-81 RI, Wabup Muratara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong
Pengalihan Dana Pasar Karangploso Pembangunan Lapak Swadaya Mangkrak, Dana Diduga Dialihkan Untuk Kepentingan Partai Politik Tertentu
Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Bersama Memajukan Pertanian Pamekasan
Hanya Butuh 3 Menit Gondol Motor, Dua Residivis Curanmor di Surabaya Akhirnya Diringkus Polisi
Wujudkan Kamseltibcarlantas Kondusif, Kasat Lantas Polresta Sumenep AKP Beny Kuncoro Pimpin Rampcheck Bus di Momen HUT RI
Ada Apa dengan Laporan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Polres Pelabuhan Belawan? Hampir Tiga Pekan, SP2HP Belum Diterima Pelapor

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:29 WIB

Bangkit Bersama di Hari Kemerdekaan: Meneguhkan Integritas,Komunikasi,Sinergi dan Kebersamaa GM FKPPI Tangsel

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:19 WIB

HUT ke-81 RI, Wabup Muratara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Pengalihan Dana Pasar Karangploso Pembangunan Lapak Swadaya Mangkrak, Dana Diduga Dialihkan Untuk Kepentingan Partai Politik Tertentu

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Proyek SPAM Pokir DPRD Sampang Desa Tambak Omben Disorot, APH dan BPK Diminta Tak Tutup Mata.

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:49 WIB

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, Bersama Memajukan Pertanian Pamekasan

Berita Terbaru