Warga Blang Seunoeng Bertahan di Posko Tanpa Layanan Kesehatan

- Redaksi

Rabu, 17 Desember 2025 - 12:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur ll angkatberita.id — Sejumlah warga Gampong Blang Seunoeng, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, yang terdampak banjir sejak 26 November 2025, mulai menyuarakan keluhan mereka. Hingga kini, para pengungsi mengaku belum mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai selama berminggu-minggu berada di posko pengungsian.

Seorang warga Blang Seunoeng, melalui sambungan telepon kepada media pada Rabu, 17 Desember 2025, mengatakan bahwa belum ada petugas kesehatan dari pemerintah yang datang ke lokasi pengungsian. “Selama kami di posko, belum ada pelayanan kesehatan. Yang ada hanya bidan desa,” ujarnya.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran warga. Sejumlah pengungsi dilaporkan mulai terserang berbagai penyakit, seperti demam, gatal-gatal, dan keluhan kesehatan lainnya. Lingkungan pengungsian yang terbatas dinilai memperburuk kondisi kesehatan warga, terutama anak-anak dan lansia.

Baca Juga :  Medco E&P Malaka dan IM-TRAX Terobos Medan Berat untuk Salurkan Bantuan ke Dua Gampong Terdampak Banjir Aceh Timur

Selain persoalan kesehatan, warga juga mengeluhkan minimnya ketersediaan kebutuhan pokok. Pasokan gas elpiji, tenda pengungsian, mesin genset, serta bahan bakar minyak (BBM) disebut masih sangat terbatas. Keterbatasan itu menyulitkan aktivitas warga selama berada di posko pengungsian.

Di Gampong Blang Seunoeng, sebanyak 283 kepala keluarga atau 868 jiwa dilaporkan terdampak banjir dan kini masih bertahan di posko pengungsian. Warga berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dapat segera mengambil langkah konkret untuk meringankan beban mereka.

Baca Juga :  Perisai Desak APH Panggil PJ Kades Sejati Terkait Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Secara khusus, warga berharap adanya respons cepat dari Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky. Mereka meminta agar pemerintah daerah memberikan perhatian yang sama seperti yang dirasakan oleh warga terdampak bencana di gampong-gampong lain di Aceh Timur.

“Kami juga korban banjir. Kami berharap bisa diperhatikan dan dikunjungi seperti warga terdampak di daerah lain,” ujar warga. Mereka menilai kehadiran pemerintah menjadi penting untuk memastikan kebutuhan dasar dan pelayanan kesehatan para pengungsi terpenuhi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terkait keluhan warga Gampong Blang Seunoeng.

Berita Terkait

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga
“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru
Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas
80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan
HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan
Perkuat Kolaborasi dengan Kemenaker, Wabup Katamso Usulkan Modernisasi BLK dan Perluasan Program Magang
Layangan Kembali Menghiasi Langit Kuala Tungkal, 130 Peserta Ramaikan Lomba Sauk’an
Dugaan Pelanggaran POJK, KB Bukopin Pamekasan Tahan SK Pensiun Nasabah Setahun Lebih

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Bukan Sekedar Dijual, Tanah Aset Pemkab Sampang Diduga Hilangkan Lahan Produktif Warga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:23 WIB

“Parah” Proyek HIPPA di Pamekasan Akali Pekerjaan, Saluran Lama Dipoles Seolah Bangunan Baru

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Aset Tanah Pemkab Sampang Dijual, DPRD Mengaku Tak Pernah Membahas

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

80 Tahun Indonesia Merdeka, PUDAM Bangkalan Perkuat Semangat Pelayanan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:38 WIB

HMI Dorong Evaluasi IPAL 22 Puskesmas di Bangkalan

Berita Terbaru