SUMENEP||angkatberita– Komitmen menjaga persaudaraan dan sinergi dengan masyarakat menjadi pesan utama dalam Tasyakuran Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Batang-Batang, Cabang Sumenep. Acara yang digelar di Lapangan Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, pada Selasa malam, pukul 19.00 – 22.30 WIB itu berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, Selasa malam (28/07/2026).
Tasyakuran ini menjadi wujud syukur atas pengesahan warga baru PSHT Ranting Batang-Batang, sekaligus momentum mempertegas peran organisasi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan nilai-nilai luhur pencak silat di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Batang-Batang, Ketua IPSI Kabupaten Sumenep, Ketua Dewan Cabang PSHT, Ketua Cabang Sumenep beserta jajaran pengurus, para Ketua Ranting se-Cabang Sumenep, Ketua Perguruan Pencak Silat se-Kecamatan Batang-Batang, tokoh masyarakat, serta ratusan anggota PSHT Ranting Batang-Batang.
Ketua Panitia Tasyakuran, Hasir, S.Pd.I, menyampaikan bahwa tasyakuran ini memiliki makna lebih dari sekadar perayaan.
“Kegiatan ini bukan sekadar mensyukuri adanya warga baru SH Terate Ranting Batang-Batang. Lebih dari itu, kami ingin membangun sinergi yang kuat dengan masyarakat, aparatur desa, Polsek, dan bahkan dengan seluruh perguruan pencak silat yang ada di Kecamatan Batang-Batang. Tujuannya untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta menjaga citra positif organisasi,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua PSHT Cabang Sumenep, Abd Razak, menegaskan bahwa PSHT bukanlah organisasi yang hanya mengajarkan bela diri dan kekuatan fisik.
Menurutnya, ajaran PSHT berlandaskan pada budi luhur untuk membentuk manusia yang berbudi pekerti luhur, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan bertanggung jawab.
“PSHT bukan organisasi yang mengajarkan kesaktian atau mengedepankan kekuatan fisik semata. Yang kami bangun adalah karakter, moral, dan rasa tanggung jawab setiap anggota agar menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Ketua Panitia Hasir.
Ia menambahkan, dengan jumlah anggota yang besar secara nasional, khususnya di Kabupaten Sumenep, PSHT akan terus berkomitmen menjalin komunikasi dan koordinasi dengan masyarakat dan aparat keamanan demi terwujudnya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. Ia juga mengajak semua pihak untuk bersama membimbing generasi muda PSHT sebagai pelestari budaya pencak silat Indonesia di kancah internasional.
Apresiasi tinggi datang dari Camat Batang-Batang, Mujib, S.Pd.I., S.Sos. Menurutnya, kegiatan ini adalah cerminan sejati dari nama besar Persaudaraan Setia Hati Terate.
“Alhamdulillah, dengan adanya tasyakuran ini berarti SH Terate benar-benar sesuai dengan namanya, yaitu persaudaraan yang menjalin silaturahmi. Kami sangat mendukung dan mengapresiasi, bukan hanya kegiatan malam ini, tetapi juga keberadaan SH Terate di Kecamatan Batang-Batang yang telah mampu bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah,” ungkapnya.
Mujib juga menyoroti kontribusi nyata PSHT, salah satunya keterlibatan aktif anggotanya dalam berbagai kegiatan pemerintahan, termasuk partisipasi dalam pelaksanaan upacara bendera di tingkat kecamatan.
Acara tasyakuran ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur, dengan harapan PSHT Ranting Batang-Batang senantiasa menjadi organisasi yang menjunjung tinggi persaudaraan, menjaga persatuan, dan terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara, terangnya.






Komentar